|

Hari Pertama MUNAS AIPNEMA ke-6 Tahun 2025 Fokus Kegiatan Ilmiah dan Penguatan Strategis

GOMBONG – Musyawarah Nasional (MUNAS) Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Muhammadiyah ’Aisyiyah (AIPNEMA) ke-6 tahun 2025 resmi dimulai pada Kamis (4/12/2025) di Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO). Pada hari pertama, rangkaian MUNAS difokuskan pada kegiatan ilmiah, sementara agenda organisasi dijadwalkan berlangsung pada hari kedua.

Kegiatan ilmiah dikemas dalam bentuk seminar nasional yang menghadirkan dua narasumber dari kementerian strategis. Seminar ini diikuti oleh pengurus AIPNEMA, pimpinan institusi pendidikan keperawatan Muhammadiyah dan ’Aisyiyah, serta para utusan institusi anggota dari seluruh Indonesia.

Narasumber pertama, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dr. Ardi Findyartini, M.Ed., Ph.D., menyampaikan materi bertajuk Mutu Berdampak Perguruan Tinggi. Ia menekankan bahwa mutu pendidikan tinggi harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, dunia kerja, dan pembangunan nasional, tidak hanya berorientasi pada pemenuhan indikator administratif.

Materi kedua disampaikan oleh Direktur Jenderal Penempatan Migran Indonesia Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Ahnas, S.Ag., M.Si., yang mengulas peluang dan tantangan serapan lulusan pendidikan ners, termasuk peluang penempatan perawat Indonesia di pasar kerja internasional. Menurutnya, lulusan ners memiliki potensi besar untuk bersaing secara global apabila didukung kompetensi, standarisasi, dan kesiapan institusi pendidikan.

Sesi seminar dipandu oleh Wakil Ketua AIPNEMA, Puguh Widiyanto, S.Kp., M.Kep., selaku moderator. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan peserta terkait peningkatan mutu, relevansi kurikulum, serta penguatan jejaring antara institusi pendidikan dan pemangku kepentingan.

Usai kegiatan seminar, agenda dilanjutkan dengan arahan dan penguatan dari Dewan Penasihat AIPNEMA. Arahan pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Muhammad Hadi, S.Kp., M.Kep. yang menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga mutu pendidikan ners serta memperkuat kolaborasi antar-institusi anggota AIPNEMA. Ia menegaskan bahwa sinergi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pendidikan keperawatan ke depan.

Arahan berikutnya disampaikan oleh Dr. Harief Fadilah, S.Kp., M.Kep., S.H., M.H. yang menyoroti aspek tata kelola organisasi serta pentingnya keselarasan kebijakan AIPNEMA dengan regulasi nasional. Penguatan ini dinilai penting untuk memastikan lulusan ners memiliki daya saing sekaligus perlindungan profesi yang memadai.

Rangkaian kegiatan hari pertama MUNAS AIPNEMA ke-6 tahun 2025 ini menjadi ruang refleksi dan penguatan wawasan bagi seluruh institusi anggota. Hasil pemikiran dan diskusi pada kegiatan ilmiah diharapkan menjadi bekal strategis dalam menghadapi agenda organisasi serta pengambilan keputusan pada hari berikutnya.

Similar Posts